Random News

INTEGRITAS

MEMBANGUN BANGSA DENGAN CINTA

PROFESIONALITAS

MEMBANGUN BANGSA DENGAN CINTA

INNOVASI

MEMBANGUN BANGSA DENGAN CINTA

TANGGUNGJAWAN

MEMBANGUN BANGSA DENGAN CINTA

KETELADANAN

MEMBANGUN BANGSA DENGAN CINTA

Kamis, 29 Desember 2016

KUA Wonomerto Sosialisasikan Simponi e-Billing

Kab. Probolinggo (KUA) Dalam upaya untuk mempercepat sampainya informasi secara merata kepada Mudin (dahulu P3N), Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wonomerto H. Wawan AS melangsungkan rapat koordinasi dengan P3N bertempat di Ruang KUA, Jum'at, (29/12).

Dalam paparannya H. Wawan AS menjelaskan bahwa pembayaran biaya nikah saat ini menggunakan Sistem Informasi PNBP Online (Simponi) e-Billing. Simponi merupakan aplikasi dari Kementerian Keuangan yang dapat digunakan untuk mempermudah penyetoran PNBP-NR para calon pengantin.

Hal ini berdasarkan Undang-Undang Nomor :1/2004 tentang perbendaharaan negara akan memudahkan Kementerian dan KUA kecamatan dalam menyampaikan laporan dan menyetorkan PNBP nikah serta rujuk. Aplikasi ini juga akan mempermudah masyarakat dalam pelayanan nikah dan juga untuk menghindari terjadinya modus dan rekayasa tentang data pernikahan.

Selama ini, Penerimaan PNBP-NR Calon Pengantin (Catin) melakukan penyetoran ke rekening Bendahara Penerimaan PNBP-NR yang berada di Satker Bimais Kemenag RI, dan kemudian dipindahbukukan ke kas negara melalui bendahara Bimais pada setiap hari kerja. Namun sekarang, dengan adanya calon pengantin bisa langsung melakukan penyetoran ke kas negara.

"Jadi Simponi merupakan sitem penyetoran penerimaan negara bukan pajak (PNBP) online dengan menggunakan code billing. Kemudahan akan diperoleh oleh wajib pajak/ wajib setor dalam melakukan pembayaran / penyetoran PNBP dan penerimaan non anggaran melalui channel pembayaran, seperti teller (Over The Counter), ATM (Automatic Teller Machine), EDC (Electronic Data Capture), maupun internet banking, sehingga masyarakat bisa memilih sesuai kebutuhan. Selain itu, aplikasi ini bisa membangun integritas, yang mendasari laporan PNBP Kemenag," terang H. Wawan A.S (Ansori).

Selasa, 27 Desember 2016

Semaan dan Khotmil Qur’an di Kaki Gunung Bromo

Kab. Probolinggo (Inmas) Para penghafal Al-Qur'an se Kabupaten Probolinggo menggelar giat Semaan dan Khotmil Qur'an bertempat di area Kaki Gunung Bromo tepatnya desa Wonokerto dan desa Jetak-Sukapura.(25/12).

Kegiatan ini sebagai kegiatan tutup tahun 2016 yang tujuannya untuk membumikan Al-Qur'an di di pelosok desa dan daerah terpencil. Selain itu pula tempat yang dipilih wilayah Wisata Nasional Gunung Bromo, selain sebagai ajang silaturrahim, juga bisa refresing bagi mereka yang juga memerlukan enjoy dan menenangkan akal fikiran dan upaya memahami ciptaan Tuhan, yang selain memahami ayat-ayat Qur'ani juga ayat-ayat Kauni.

Jamaluddin menyampaikan bahwa di wilayah ini berkumpul 300 peserta dan 40 majelis telah berdiri di daerah tersebut. "Kehangatan sambutan tuan rumah dan semangat para santri mengalahkan rasa dingin dan capek," ungkapnya.

"Selamat tinggal 2016 dan Selamat datang 2017, jika Allah ijinkan tahun depan lebih baik dan lebih manfaat kami iklas menerimanya, "tambahnya.(Aan/Gz).

Fantasi Nasional, Probolinggo Sabet 7 Cabang Lomba

Kab. Probolinggo (Inmas) - Sebagaimana sambutan Deputi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Dr. Abdul Rafur berharap, Fantasi Nasional I dan MTQ XIII, akan melahirkan banyak pemuda-pemudi huffadz di Indonesia.

"Kita juga berharap, pemuda-pemudi bisa menjaga dan mengimplementasikan di kehidupan sehari-hari," Ujar Abdul seraya melakukan pemukulan gong tanda dimulainya Fantasi Nasional I dan MTQ XIII tersebut.

Sedangkan Sekretaris PWNU Jatim, Prof. Akh. Muzakki, Grad Dip SEA, M.Ag, M.Phil, Ph.D, menuturkan pentingnya Implementasi Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Dan pada hari terakhir, Ketua JQH, Dr. KH. Muhaimin Zain secara resmi menutup kegiatan "Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an Jawa Timur dan Festival Santri Berprestasi (Fantasi) Nasional yang telah digelar pada 23-25 Desember 2016 tersebut. Dan alhamdulillah sukses dan terlaksana dengan baik.


Yang membanggakan kita, berkat dukungan dan doa semua pihak, Kafilah dari Kabupaten Probolinggo berhasil meraih 7 juara.; 1. Sabil Maula Juara III Cabang Tahfidz 30 Juz, 2. Moh. Misdi Juara II Cabang Khot Mushafi, 3. ImamJuara III Cabang Khot Naskah, 4. Mahfud Rifaldi Juara Harapan I MTQ Remaja, 5. Saiful Anam Juara harapan I Cabang Tahfidz 20 Juz, 6. Lukluil Maknun Juara Harapan I Cabang Tahfidz 30 Juz, 7. Solfiatin Juara harapan

Minggu, 25 Desember 2016

Lima Tahun Memimpin, H. Busthami Menyisakan Isak dan Haru

Kab. Probolinggo (Inmas) - Setelah kurang lebih selama lima tahun memimpin Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, H. Busthami sampai pada waktunya untuk didaulat sebagai Kepala Kankemenag Kabupaten Bondowoso sejak dilantik di Kanwil kemenag Jatim pada rabu, 7 Desember 2016 lalu.

Pada waktu itu, dalam amanahnya kepada pejabat yang baru dilantik, Kakanwil Kemenag Prov. Jatim H.Mahfud Shodar menyitir surat Ali Imron: 26 dan Al Baqoroh: 216. Kakanwil menjelaskan bahwa jabatan merupakan amanah dari Alloh dan bukan hak dari pegawai.

"Kapan jabatan diambil itu kehendak Alloh. Bila Alloh berkehendak mencabut, maka tidak sulit, kapanpun alloh dapat mengambilnya", terang kakanwil.

Kepemimpinan beliau selama di Probolinggo berjalan baik dan menyisakan banyak kenangan bagi pejabat dan ASN yang dipimpinnya. Namun mutasi dalam tubuh instansi Pemerintah merupakan hal biasa baik karena penyeharan, promosi atau memang karna dibutuhkan.

Hari ini, kamis, (22/12) dilaksanakan Pamit kenal Kepala Kemenag H. Busthami, kepada Kepala Kemenag yang baru H. Santoso.

Dalam sambutannya, H. Santoso menyampaikan permohonan untuk selalu diingatkan jika ada kebijakan yang salah. Kepada semua sahabat dan teman pejabat yang dari Banyuwangi selama kami bergaul tidak lepas dari kekurangan dan kesalahan, maka kami mohon maaf dan berharap dimaafkan. Tugas bukan warisan maka harus dilaksanakan ketika ditugaskan ditempat yang lain tentunya kira harus bersyukur dimanapun ditempatkan. "Kita harus selalu siap menerima untuk ditempatkan dimanapun", ujarnya.

Mohon dukungan dan bantuannya, semoga kami tidak salah dalam menjalankan tugas kami Menggantikan posisi Bpk H. Busthami sulit karena dengan low profil beliau bisa sangat dekat dengan semua aparat kemenag.
Sementara Mantan Kepala Kemenag, yang sekarang sebagai Kepala Kemenag Bondowoso, Bpk H. Busthami menyampaikan pesan kepada semua pejabat, selaku Aparatur Sipil Negara kita harus taat pada regulasi dan aturan. Kita akan selalu siap untuk mengikuti apapun yang perintahkan oleh Negara dan secara khusus keputusan Pimpinan.

Untuk itu atas nama pribadi dan keluarga dirinya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh Pejabat dan Staf, bila mana selama lima tahun bertugas ada tindakan atau kebijakan yang kurang memuaskan kepada bapak ibu sekalian.

Dan kepada Bpk Santoso terima kasih atas penyambutan kepada kami, selanjutnya saling mendoakan semoga sama sama mampu menjalankan amanah dengan baik, diberikan kesehatan dan dijauhkan dari penyakit dan segala macam hambatan yang berarti.

"Semua hal baik yang telah berjalan untuk terus dipertahankan," tandasnya.
Kita hendaknya berkomitmen bersama dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab kita sebagai ASN yang baik dan saling mengingatkan akan hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan tersebut, walau kita pejabat vertical namun kita harus mampu membangun komonikasi dengan Pemerintah Daerah Bupati dan Forkopimda, tutupnya.

Suasana haru dan Isak tangis Pejabat dan ASN kemenag sangat dirasakan oleh semua yang hadir. Diawali sejak Moh. Nurhasan, menyampaikan kesan-pesannya, Beliau sempat terisak menghentikan ceramahnya. Orang baik akan menyisakan kebaikannya, semoga kedepan kemenag akan lebih solid dalam membangun peradaban dan bangsa yang beradab.

Menurut Nurhasan, Bpk H. Busthami merupakan sosok yang mampu memadukan karakter Ar-Ri'ayah dan Al-Himayah, memadukan kepemimpinan yang progrsif dan kontemporer. (Ansori).

Sabtu, 24 Desember 2016

Picture5


Picture4


Picture3


Picture2


Picture1


Selasa, 20 Desember 2016

Wujudkan Kerukunan Umat Beragama, Kemenag Laksanakan Jalan Sehat Kerukunan Diikuti Ribuan Massa

Kab. Probolinggo (Inmas) Selasa, (20/12), halaman Kankemenag Probolinggo dipenuhi ribuan massa yang terdiri dari perwakilan FKUB, Jajaran Pegawai Kemenag baik struktural maupun fungsional, tampak H. Santoso, H. Busthami, Kasubag TU yang lama H. Atok Illah, Kasubag TU yang baru H. Fausi, para Kasi, Penyelenggara, Kepala KUA, Penghulu, Penyuluh, Satker, Pengawas, Jajaran Pokja dan perwakilan siswa turut serta meramaikan Giat Jalan Sehat dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI ke 71.

Jalan Sehat ini merupakan puncak kegiatan HAB Kemenag pra acara inti yakni Upacara Bendera yang akan kita laksanakan pada hari Selasa, tanggal 3 Januari 2017 mendatang, dan sebelumnya telah dilaksanakan berbagai kegiatan lomba baik lomba Volly Ball Plastik, Sepak Bola Plastik, Bola Samawa dan lomba lainnya.

Giat Jalan Sehat ini dibuka oleh Kepala Kankemenag yang baru H. Santoso didampingi Kepala Kemenag yang lama H. Busthami. Beliau menyampaikan terima kasih kepada semua peserta baik dari jajaran FKUB Kabupaten Probolinggo, jajaran kasi, penyelenggara dan semua yang hadir untuk senantiasa mendukung rangkaian kegiatan ini sejak satu bulan lalu hingga puncaknya besok tanggal 3 Januari 2017.

Dengan kebersamaan yang kita bangun tentunya akan memberikan dampak yang positif bagi kementerian agama dalam menciptakan kedisiplinan para pegawainya, mewujudkan cita-cita Bangsa dalam menorehkan prestasi yang berkualitas, tentunya dengan jiwa yang sehat yang ditopang oleh raga yang sehat.

Santoso berharap agar kita senantiasa diberikan kesehatan oleh Yang Maha Kuasa agar segala aktifitas kita bisa terlaksana dengan baik, marilah kita tingkatkan semangat juang jangan sampai pupus selama amanah masih ada dipundak kita, sebagaimana kita lihat bersama Ketua panitia HAB Kemenag RI ke 71 ini M. Haris HK yang didampingi Para Kasi & Penyelenggara dan panitia lainnya telah berupaya sungguh-sungguh dalam merencanakan, melaksanakan dan tentunya nanti kita evaluasi bersama kegiatan ini untuk menjadi tolok ukur kegiatan di tahun-tahun mendatang. (Ansori).

Senin, 19 Desember 2016

Kemenag Hadiri Rakor OPS Lilin Semeru


Kab. Probolinggo (Inmas) - Bertempat di Ruang Ekskutif Polres Probolinggo, Senin (19/12) Polres Probolinggo menggelar Rapat Koordinasi OPS Lilin Semeru 2016. Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres dan jajarannya, Asisten I, Komandan Kodim 208, Perwakilan SKPD, Kapolsek dari 24 Kecamatan, Camat, Kemenag, Pimpinan Ormas dan FKUB Probolinggo.

Acara diawali dengan sambutan Kapolres Kabupaten Probolinggo, AKBP Arman Asmara Syarifuddin menyampaikan bahwa operasi Lilin Semeru tahun ini berdasarkan ; Undang-Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor : ST/2655/XII/2016/Ditlantas, tanggal 7 Desember 2016.

Rapat Koordinasi ini dalam rangka pengamanan Natal 2016 dan tahun baru 2017. Semua petugas diharapkan bisa memantau setiap perkembangan, mengamankan pelaksanaan natal yang mencakup gereja dan tempat-tempat ibadah, tempat umum lainnya sehingga perayaan natal bisa berjalan lancar, damai, aman dan nyaman.

Selain itu pula beliau menyamaikan pengamanan tahun baru 2017 juga harus dipantau dengan baik dan ekstra ketat pula sehingga kabupaten Probolinggo baik menjelang natal dan tahun baru tetap kondusif dan terkendali.

Selain itu pula Kapolres menyampaikan bahwa pengamanan akan dilakukan dibeberapa titik; di alun-alun Kota Kraksaan, di Pondok Hati pada malam Tahun baru akan digelar Gebyar Hadroh se kabupaten yang akan dimulai dari alun-alun Kota Kraksaan menuju Pesantren tersebut, Pantai Bentar, Leces dan beberapa tempat lain yang dipandang perlu.Karena Probolinggo dengan luas wilayah 1.728.987 M2 ini perlu pengamanan dan kerjasama yang baik.

Asisten I juga menyampaikan bahwa pengamanan harus selalu ditingkatkan.
"Pengamanan itu sebagai wujud toleransi antar sesama pemeluk agama, kita berterima kasih kepada jajaran Polres Probolinggo, FKUB dan pihak terkait sehingga Probolinggo bisa tetap kondusif. Mari kita dukung bersama demi terciptanya keamanan yang merata," ungkapnya.

Terakhir sambutan dari Kodim 208 Probolinggo, yang dilanjutkan dengan tanya jawab untuk memberikan masukan kepada pimpinan Rapat yang kemudian ditutup dengan do'a bersama yang dipimpin utusan dari Kementerian agama Kabupaten Probolinggo. (Ansori).

Kasi Bimas : Penyuluh Agama Ujung Tombak Penyelesaian Problematika Umat

Kab. Probolinggo (Pokjaluh) - Senin (19/12) Kasi Bimas Islam dan Ketua Pokjaluh mengumpulkan semua Penyuluh Agama se Kabupaten Probolinggo untuk mengkongkritkan tugas khusus yang akan diberikan kepada penyuluh agama non PNS yang telah dinaytakan lulus dalam mengikuti test tulis dan tes wawancara rekrutmen penyuluh non PNS beberapa minggu lalu.

Sebagaimana yang telah disampaikan oleh H. A. Wafi, penyuluh yang telah dinyatakan lulus ada beberapa tugas yang nantinya menjadi tanggungjawabnya di wilayah kecamatan masing-masing. Kita ingin keberadaan penyuluh agama non PNS tersebut bisa membantu tugas penyuluh agama fungsional yang ada. "Penyuluh Agama Ujung Tombak Penyelesaian Problematika Umat," ulasnya.

Jenis kepenyuluhan yang akan ditangani oleh para penyuluh non PNS meliputi Penyuluhan buta aksara Al-Qur'an, kerukunan umat beragama, zakat, wakaf, aliran radikalisme dan sempalannya, penyuluhan perkawinan/Keluarga sakinah, penyuluhan narkoba dan produk halal. Melihat banyaknya tugas dan kewajiban tersebut, menurut kasi Bimas yang didampingi Suharto Ketua Pokjaluh perlu adanya pemetaan wilayah dan pembagian tugas sehingga akan memudahkan pelaksanaan tugas tersebut. (Ansori).

Jumat, 16 Desember 2016

Membangun SDM Melalui Pendidikan Diniyah

Kab. Probolinggo (PD Pontren) - Bertempat di Aula Al-Ikhlas Lt. II Kankemenag Kabupaten Probolinggo, Jumat, (16/12), Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD-Pontren) mengumpulkan para pengelola pendidikan diniyah dari seluruh kecamatan.

Madrasah Diniyah merupakan salah satu pembibit aset bangsa yang cukup urgen dalam pengembangan sumber daya manusia yang berwawasan keagamaan dan moral. Keberadaannya hingga kini amat menopang tonggak pembangunan masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama islam.

Kementerian agama sangat inten dalam upaya memajukan semua sektor pendidikan baik formal maupun non formal. Pondok pesantren dan madrasah diniyah selama ini terus diperhatikan oleh pemerintah sejak terbitnya UU Sisdiknas nomor 20 tahun 2003 dan PP.57 tahun 2007.

Menurut Muh Hasan, untuk kementerian agama terus melakukan pembinaan baik kepada pengelola pendidikan pondok pesantren maupun madrasah diniyah, hal ini dilakukan untuk membangun image kemenag dan memberikan pemahaman kepada mereka terkait pengelolaan lembaga yang benar sesuai dengan tata aturan yang ada.

Para pengelolanya harus mampu berkreasi dan mengembangkan program kerja lembaganya dalam menghadapi situasi dan perkembangan yang cukup dinamis di era keterbukaan ini," tandas Muh. Nurhasan.

"Marilah kita berkomitmen utuk membangun generasi bangsa dengan menyiapkan anak didik kita mendalam dalam berbagai disiplin ilmu baik umum lebih-lebih agama, penanaman moral bagi mereka amat penting sehingga kelak mereka menjadi generasi yang paripurna bukan generasi yang timpang," ajaknya. (Ansori)

Jumat, 09 Desember 2016

Pengumuman Kelulusan Rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non PNS 2017

Kab. Probolinggo (Bimas) - Sejak dilaksanakannya tes wawancara Rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non PNS tahun 2017 di kabupaten Probolinggo pada pada pekan lalu (24/11) beberapa minggu lalu.

Panitia Rekrutmen setelah melakukan perengkingan hasil tes tulis dan wawancara dapat menetapkan peserta ujian yang telah dinyatakan lulus menjadi Penyuluh Agama Islam non PNS di lingkungan Kantor Kementerain Agama Kabupaten Probolinggo untuk periode Tahun 2017 - 2019 adalah sebanyak 192 orang sebagaimana yang ada pada foto pengumuman. Pengumuman bisa dilihat di Bimas Kemenag dan atau di KUA setempat.

Dalam dinding fb-nya ketua Pokjaluh Kemenag yang sekaligus sebagai sekretaris panitia telah menyampaikan pengumuman dimaksud bahwa bagi peserta yang telah dinyatakan lulus dimohon segera melengkapi data-data sebagai berikut : 1. Foto kopi Akte Kelahiran, 2. Foto kopi Kartu Keluarga (KK), 3. Daftar Riwayat Hidup, 4. Fotokopi Buku Rekening BRI yang masih aktif dan 5. Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Semua berkas sudah masuk di Bimas Islam Kemenag (Panitia Rekrutmen) pada tanggal 8 Desember (Jam kerja), dan harus diantarkan langsung oleh yang bersangkutan.

Secara terpisah, Reporter MPA Jatim mengkonfirmasi program yang akan digagas kemudian, Suharto menjelaskan bahwa sesuai dengan rencana program dari Bidang Penyuluhan Provinsi Jawa Timur, Penyuluh Agama Non PNS nantinya akan mendapatkan pembinaan yang meliputi pembinaan baca tulis Alqur'an, aliran radikalisme dan sempalannya, kerukunan umat beragama, produk halal, zakat, waqaf, keluarga sakinah, narkoba dan HIV/Aids.

"Ini delapan hal yang akan diprioritaskan demi kiranya keberadaan penyuluh agama Non PNS tersebut bisa berkontribusi pada problem solving yang ada di masing-masing daerah," ungkapnya. (Ansori).

Selasa, 06 Desember 2016

Itjen Kemenag RI Berikan Sosialisasi Kepatuhan Pelaporan LHKPN dan LHKASN

Kab. Probolinggo (Inmas) - Bertempat di Aula Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Senin (5/12) Tim Itjen Kementerian Agama RI, yang dipimpin Nurul Badruttaman memberikan Sosialisasi dan Verifikasi Kepatuhan Pelaporan Pengisian Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) dan Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN) Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo.

Hadir dalam acara Kasubag TU yang baru H. Fausi, Para KasiPenyelenggara, Kepala KUA, Kepala Satker, Ketua Pokjawas, Pokjaluh, Pokjahulu serta Pegawai di lingkungan Kankemenag Kabupaten Probolinggo.

Acara dibuka oleh Kepala Kankemenag, H. Busthami, seraya mengucapkan selamat datang di Kabupaten Probolinggo, sekaligus mengharapkan bimbingan dan pembinaan kepada Tim Itjen Kemenag RI.

"Kepada Para Pejabat dan ASN Kemenag Kabupaten Probolinggo marilah pergunakan seefektif mungkin waktu yang baik ini, untuk mendengarkan dengan seksama untuk menambah pengetahuan agar bisa bermanfaat," harapnya.

Dalam sambutannya Kepala Kankemenag, H. Busthami menyampaikan pelaksanaan acara ini sangat penting agar kita bisa memahami benar tentang pengisian LHKPN Dan LHKASN apalagi dihadiri Tim Itjen Kemenag RI.
Tentunya, dalam melakukan pengisian kita harus jujur untuk melaporkan apa adanya sesuai yang dimiliki saat ini. Seperti misalnya asal usul harta yang harus jelas baik yang berasal dari pembelian sendiri atau berasal dan bercampur dengan dengan harta warisan peninggalan orang tua, dari mertua atau mungkin dari hibah dan sebagainya, ini harus jelas tandasnya.

Selanjutnya, Tim Itjen Kemenag RI, Kasubag Ortala Kemenag RI Nurul Badruttaman memberikan penjelasan terkait pengisian LHKPN Dan LHKASN. Untuk LHKPN hingga penjelasannya harus dan tidaknya melampirkan bukti fisik/defidence. Menurutnya ASN kemenag harus memahami pula harta bergerak dan tidak bergerak karena harta kekayaan itu bisa bertambah dan berkurang. Dan tanpa terkecuali seluruah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag wajib menyampaikan pelaporan setiap tahunnya. Untuk menjaga kerahasiannya masing-masing individu wajib memiliki kode pin pribadi.

Masuk dalam katagori pelaporan harta kekayaan kepemilikan tanah, kendaraan mobil dan rumah kredit dan harta lainnya yang sah, di sinilah membutuhkan kesadaran perindividu untuk mengisi LHKASN guna transparansi kecurigan oleh pihak berwenang. Dan semua ASN harus melaporkan LHKASN paling akhir bulan ini sudah harus selesai semuanya. Untuk tahun 2017 calon petugas haji kemenag sebagai syarat tambahan mereka wajib melampirkan bukti lapor LHKASN dari www.siharka.menpan.go.id.

Konsekuensinya, menurut penjelasan dari pihak Itjen Kemenag RI, ASN yang tidak melaporkan harta kekayaannya, maka tukin dan sertifikasi serta tunjangan lainnya tidak akan dibayarkan. Karena adanya Pemberian tukin, sertifikasi dan sejenisnya dari pemerintah pusat bertujuan untuk meningkatkan kualitas demi kesejahteraan ASN itu sendiri, tutupnya. (Ansori).

Minggu, 13 November 2016

Peringati HUT Ke-71, Pengurus PGRI Probolinggo Gelar Dialog Pendidikan

Kab. Probolinggo (Merah Putih) Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke 71, Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo bersinergi dengan PGRI Kabupaten menggelar acara “Dialog Pendidikan” di halaman SMPN 1 Kecamatan Wonomerto. (14/11).

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi Suaminya Bpk Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si (anggota DPR-RI Komisi VIII dan sekaligus Pembina PGRI Kabupaten Probolinggo), Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kab. Probolinggo Drs. H. Tutug Edi Utomo, MM, Syarifudin, Ketua PGRI Kab. Probolinggo Purnomo, Jajaran Jajaran Forkopincam, para guru SD, SMP, SMA dari lima kecamatan; Sukapura, Lumbang, Wonomerto, Sumberasih dan Tongas. Tidak ketinggalan para tokoh agama dan tokoh masyarakat juga hadir diacara tersebut.

Atas nama Komisi VIII DPR-RI, Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si yang juga Mustasyar PCNU ini menyampaikan bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia bidang Pendidikan di Probolinggo semakin hari semakin baik dan berkembang.

Kita ingin mempererat warga bangsa secara khusus para aktivis pendidikan untuk lebih memahami bahwa pendidikan di kabupaten Probolinggo merupakan sebuah perjuangan panjang sejak menjadi ketua DPRD, Bupati dan hingga sekarang di Anggota DPRRI. Hal mana tentunya bersama para pengelola pendidikan baik umum maupun pendidikan agama yang dikelola oleh kemenag; seperti Pondok Pesantren dan TPQ-Madin.

Kita boleh beda, seperti Kapolsek, MWCNU, guru, seniman dan budayawan misalnya, namun semua komponen yang bermacam-macam itu tetap harus peduli pada pendidikan dan saling membangun peradaban kemanusiaan, imbuhnya.

Kepekaan dan kecerdasan kita haruslah berimbang, antara kecerdasan intelektual dengan kecerdasan keimanan harus berada pada jalurnya, jangan sampai salah rel agar tidak capek sendiri. Menjadi gurupun juga harus berimbang antara menuntut hak dengan menjalankan kewajibannya.

Bekerja harus memiliki target sesuai outcome dan outputnya, agar peningkatan kwalitas pendidikan kita bisa nyata. Dan untuk menuju kwalitas maka harus diimbangi dengan kinerjanya dan konsekwensinya harus ikhlas dan rajin, sehingga hidup ini bisa memberian manfaat kepada orang lain. Terkait GTT dan Operator Sekolah akan kita perhatikan dengan memberikan SK kepada mereka tentunya sesuai dengan tata aturan yang berlaku.

Sementara acara dialog dipimpin langsung Bupati Probolinggo, Ibu Hj. P. Tantriana Sari, SE, dalam sambutannya; meminta para guru bisa menjadi teladan yang baik bagi peserta didiknya dan masyarakat sekitarnya.

Kita berharap agar pendidikan di Kabupaten Probolinggo menjadi lebih baik dan berkwalitas, maka melalui forum Dialog Pendidikan ini diharapkan fashback dari para guru untuk memberikan usulan dan pertanyaan terkait pendidikan.

Selain itu, Bupati Probolinggo menghimbau para tenaga guru untuk mensyukuri semua nikmat yang telah diterima, rasa syukur tersebut bisa diwujudkan dengan menjadi pendidik yang amanah, menjalankan tugas dan kewajibannya dengan komitmen demi majunya pendidikan kita, intinya para guru jangan hanya fokus pada materi yang akan diperolehnya. (Mp).

Sabtu, 26 Maret 2016

AKHIR KEHIDUPAN MANUSIA

AKHIR KEHIDUPAN MANUSIA

Kamis, 24 Maret 2016

Menerima Kunjungan Muallaf Sorong Papua Barat

Kab. Probolinggo (Humas) Kamis, 24 Maret 2016, Kantor Kemenag Kab. Probolinggo kedatangan tamu dari Desa Wasegi Kec. Sorong Barat Papua Barat bernama M. Nasir Arfai, yang bernama asli Jonny Ayomi sebelum masuk islam. Tamu tersebut diterima langsung Bpk Suhardi Staf PD-Pontren dan Ansori (Penyuluh Agama. 

Tujuan sebenarnya ingin menjumpai Dr. KH. Muhammad Nurhasan, SH. M.Hum untuk komonikasi seputar islam dan lembaga pendidikan islam, di mana Mas Nasir Arfai satu tahun sebelumnya pernah konsultasi keagamaan kepada Beliau sebelum mendirikan Pondok Pesantren Nasirus Sunnah di daerah Papua.

Saat ini beliau endirikan masjid untuk memenuhi kebutuhan tempat beribadah yang ada di sana, semoga tujuan baik ini akan mampu mendorong semangat juangnya dalam turut serta menyiarkan islam di tanah papua. Dimana Nasir Arfai sebelumnya merupakan tokoh missionaris Kristen yang mendapatkan hidayah dari Allah SWT sehingga masuk Islam pertanggal 1 Oktober 2014.

Mantan pengurus PMII berhaluan Aswaja di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini bertekat untuk menekuni kegiatan keagamaan khususnya islam di tanah papua, bukan islamisasi kristen yang akan dilakukannya, namun sebatas berjuang untuk agama Allah Swt. mengarahkan mereka yang memang benar-benar mau memeluk agama islam sesuai dengan nuraninya serta kemauannya sendiri.

Menurutnya kebenaran yang hakiki adalah islam sebagaimana sudah dijelaskan dalam Al-Qur’an. Kembali kepada ajaran Allah Swt dan Rasulullah Saw merupakan tujuan yang sebenarnya akan mampu membawa pada kehidupan maslahah baik di dunia maupun di akhirat kelak. (Ansori).

Sabtu, 13 Februari 2016

Al-Habib Husin bin Alawy bin Aqiel : Jadilah Manusia Yang Cinta Sholawat, Dengan Tekad & Motto Hidup “Tiada Hari Tanpa Sholawat”

Al-Habib Husin bin Alawy bin Aqiel : Jadilah Manusia Yang Cinta Sholawat, Dengan Tekad & Motto Hidup “Tiada Hari Tanpa Sholawat” 

Senin, 25 Januari 2016

Halaqoh Menolak Paham Syiah dan Wahabi di PP. Nurul Qadim

Probolinggo (NU.News) Bertempat di Aula Pondok Pesantren Nurul Qodim Paiton Probolinggo, hari ini senin (25/1) Tiga kepengurusan PCNU se Probolinggo raya, yaitu PCNU Kraksaan, Kota Prob dan Kabupaten Probolinggo bekerjasama dengan Pondok Pesantren Nurul Qadim Kalikajar Paiton Probolinggo menggelar halaqah dengan tema : “Menolak Paham Syiah dan Wahabi”.

Hadir sebagai Nara Sumber Al-Habib Ahmad bin Zen al-Kaff, KH. Abdurrahman Navis, Lc, M.HI. dan KH. Idrus Ramli. Acara juga diikuti oleh kurang lebih seribu mustamiin yang datang dari seantero Kabupaten dan kota Probolinggo. 

"Kita di sini untuk menegaskan pemahaman kita tentang posisi Islam ala Ahlussunnah wal Jama'ah di antara paham lain di Indonesia. Demi menjaga stabilitas bumi nusantara ini," demikian disampaikan KH. Idrus Aly yang menjadi moderator sesi kedua halaqah.

KH. Idrus Romli dalam pemaparannya menegaskan bahwa Syiah dan Wahabi itu sama-sama sesat dan menyesatkan, syiah itu "adlal" (lebih sesat) sedang Wahabi itu "adlar" (lebih berbahaya).

Sementara KH. Abdurrahman Navis yang juga  Ketua Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur mengajak semua komponen NU membentengi diri, keluarga dan masyarakat sekitar dari ajaran sesat itu.

Para peserta demikian antusias mengikuti acara ini, mereka selalu berteriak "terus... terus" setiap narasumber akan mengakhiri pemaparan. Acara ditutup dengan dialog yang semakin memperdalam dan mempertajam pembahasan halaqah. (Teguh Mhz/Mp).
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html