AJAKLAH MEREKA KE JALAN TUHANMU DENGAN HIKMAH DAN PENUH KASIH SAYANG

Minggu, 22 Juni 2014

Lepas Pisah & Gebyar Seni SDN Tunggak Cerme Wonomerto

Lepas Pisah & Gebyar Seni SDN Tunggak Cerme Wonomerto Kab. Probolinggo, (Humas) Malam ini Minggu, 22 Juni 2014 SDN Tunggak Cerme Kec. Wonomerto Kab. Probolinggo melaksanakan Lepas Pisah & Gebyar Seni bertempat di halaman Sekolah. Acara ini dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Wonomerto, Pengawas dan komite Sekolah, Penyuluh Agama Islam Fungsional Kementerian Agama Kab. Probolinggo, Tokoh agama dan Tokoh masyarakat dewan guru serta semua wali murid dan masyarakat umum. Malam ini ditampilkan Kesenian Daerah Probolinggo dan kesenian islam sebagai ciri khas SD Negeri ini yang berupaya untuk mengedepankan budaya islami di kalangan siswa-siswinya. Sedangkan dewan guru berupaya untuk memajukan Sekolah ini dengan penuh semangat dan senantiasa berharap agar sekolah ini mampu mencetak kader bangsa yang mampu menjawab tantangan zaman. Dalam sambutannya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Wonomerto menyambut gembira acara Lepas Pisah dan Gebyar seni ini dan berpesan kepada Kepala Sekolah untuk terus berkarya dan mampu menciptakan sekolah ini menjadi sekolah yang mampu bersaing serta berhasil meluluskan anak-anak didik yang berprestasi, hal ini hanya bisa dicapai jika tenaga pendidiknya juga berasal dari guru-guru yang berprestasi, imbuhnya. Sementara Bapak Drs. Kusuhudiharsono, M.Pd Kepala Sekolah SDN Tunggak Cerme menyampaikan banyak terima kasih kepada para undangan utamanya para wali murid dan beliau menghimbau kepada wali murid agar para siswa yg lulus di sekolah ini jangan sampai putus di tengah jalan berusahalah terus agar mereka melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan ghirah dan keinginannya, karena kalian merupakan harapan bangsa di masa mendatang, dan di tangan kalianlah maju mundurnya bangsa ini. Sedangkan Ustadz. Abdul Ghoffar menyampaikan bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara kita saat sekarang dan mendatang tetap ditentukan oleh meningkatnya pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM) nya yang mampu bersaing di masa depan. Beliau juga mengupas tuntas tentang hikmah Isro’ mi’roj Nabi Muhammad SAW sampai mendapatkan hadiah perintah sholat lima waktu sehari semalam, mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, memahami rukun iman dan rukun islam dengan sempurna. Kata beliau Sekarang bulan puasa sudah kurang satu minggu lagi ; marilah kita pergunakan waktu tersebut untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt dengan menyemarakkan malam bulan ramadlon dengan memperbanyak ibadah tarawih dan tadarrus sepanjang malam romadlon.

Penyuluh Agama Kemenag Kab. Probolinggo Menghadiri Acara Isro Mi’roj Nabi Muhammad SAW. Lepas Pisah & Gebyar Seni SDN Tunggak Cerme Wonomerto

Kamis, 12 Juni 2014

KAN. KEMENAG MENGHADIRI ACARA HAFLATUL IMTIHAN KE 82 PP. ZAINUL HASAN GENGGONG

Kab. Probolinggo (Humas) Hari ini Kamis, 12 Juni 2014 Pontren Zainul Hasan Genggong Pajarakan sedang melaksanakan Haflatul Imtihan ke 82 bagi santri putrid, sedangkan santri putra dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2014. Acara ini dimulai dengan pembacaan Gema Wahyu Ilahi dan dilanjutkan dengan Mars Pesantren Zainul Hasan Genggong kemudian dilanjutkan dengan pemberian Cenderamata oleh pengasun Pondok pesantren putri kepada santri yang berprestasi. 
Acara ini sangat ramai karena dihadiri oleh ribuan santri dan alumni serta jajaran Pengurus Nahdlatul Ulama dari berbagai kalangan baik daerah probolinggo maupun dari luar probolinggo. Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Probolinggo H. Busthami, SH. M.Hi bersama rombongan hadir pada siang hari langsung menghadap kepada Pengasuh PPZH Genggong Drs. KH. Mutawakkil Alallah, SH.  
Hadir pula pada acara tersebut Ibu Bupati Probolinggo, Ibu Hj. Tantriana Sari, SE bersama Bapak Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si yang dalam Pidatonya beliau menyampaikan; bahwa keberadaan lembaga keagamaan; TPQ, madin dan pondok pesantren di tengah-tengah masyarakat merupakan sebuah instansi yang kredibel yang mampu mencetak generasi muda menjadi generasi yang bias menguasai IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi) dan Imtaq (Iman dan Taqwa) namun kata beliau tidak kalah pentingnya harus memiliki budi pekerti yang baik yang dalam kalangan pesantren dikenal dengan istilah “Akhlaqul karimah”.
Selanjutnya beliau berharap agar Ilmu yang diperoleh para santri bisa menjadi Ilmu yang barokah dan bermanfaat baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat kab. Probolinggo dan sekitarnya. Karena orang berilmu yang bermanfaat itu lebih bermakna dalam memberikan konstribusi ri’il kepada masyarakat lainnya. Bahkan beliau sempat mendoakan dengan ungkapan ; “Semoga apa yang menjadi cita-cita para santri baik putra maupun putri akan tercapai, semoga mereka para santri akan mampu mengaplikasikannya dengan baik”, acara kemudian ditutup dengan doa bersama. (Ansori).